AppSehati — Platform Kesehatan & Keselamatan Kerja (K3) Pekerja Wanita
Uji Demo Cepat:
Kesehatan Menstruasi6 menit waktu baca

Panduan Mengatasi Nyeri Haid (Dismenore) Tanpa Mengganggu Produktivitas

Kenali skala nyeri haid NRS 0-10, perbedaan dismenore primer dan sekunder, kompres hangat, serta hak istirahat sesuai regulasi.

Penulis:dr. Ratna Juwita
Ditinjau secara medis:dr. Sp.OG Konsultan Reproduksi
Tanggal Verifikasi:28 Agustus 2026
Panduan Mengatasi Nyeri Haid (Dismenore) Tanpa Mengganggu Produktivitas
Dismenore atau kram perut saat menstruasi adalah keluhan yang dialami lebih dari 60% pekerja wanita. Di AppSehati, tingkat nyeri dapat diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) 0 sampai 10: - **0**: Tidak nyeri sama sekali. - **1-3 (Nyeri Ringan)**: Terasa sedikit kram tetapi masih dapat bekerja normal. - **4-6 (Nyeri Sedang)**: Mengganggu fokus kerja, membutuhkan kompres hangat atau istirahat sejenak di ruang laktasi/istirahat. - **7-10 (Nyeri Berat)**: Sangat sakit hingga mual, pusing, atau tidak sanggup berdiri. Memerlukan pemeriksaan ke klinik perusahaan dan pengajuan cuti haid. Pertolongan pertama yang aman: - Minum air hangat dan letakkan bantalan kompres hangat di perut bawah. - Lakukan peregangan panggul ringan (cat-cow pose). - Konsultasikan dengan dokter perusahaan sebelum mengonsumsi obat pereda nyeri (analgetik).
Sumber & Dasar Rujukan: Modul K3 Tekstil hal. 17, 22; Panduan Klinis Dismenore POGI

Materi Promkes Terkait

Bahaya Kerja & Lingkungan

Identifikasi Bahaya K3 di Lingkungan Industri Garmen dan Tekstil

Memahami bahaya fisik seperti kebisingan mesin jahit, debu kapas (serat kain), sikap kerja duduk statis, serta cara pencegahannya.

Baca materi →
Higiene Pribadi & Infeksi

Cegah Infeksi Saluran Kemih (ISK): Jangan Menahan Buang Air Kecil

Kebiasaan menahan kencing karena mengejar target produksi berisiko memicu ISK. Ketahui gejala khas dan tips menjaga hidrasi.

Baca materi →